[1]News / Koordinasi SDM Lemah Sistem TI Pemilu Ikut Lemah * [2]Home * [3]Publications * [4]Projects * [5]Presentations * [6]In The News * [7]Speaking Schedule Koordinasi SDM Lemah Sistem TI PEMILU Ikut Lemah detikcom - Jakarta, Koordinasi operator untuk sistem komputer penghitungan suara pada Pemilu mendatang adalah hal yang penting. Jika koordinasinya lemah, seluruh sistem tersebut bisa ikut lemah. Seperti pernah diberitakan, aktivis keamanan komputer Jim Geovedi menyebut trik social engineering sebagai salah satu ancaman bagi sistem TI Pemilu. Melalui rekayasa sosial ini, seseorang dapat berpura-pura menjadi 'atasan' atau 'orang dari pusat', lalu memanfaatkan operator komputer Pemilu di daerah. Satu skenario, misalnya, seorang dengan niat buruk menghubungi salah satu operator komputer di daerah. Ia kemudian memberi instruksi tertentu pada operator yang menyebabkan lalu-lintas data klien-server teralihkan ke titik yang palsu atau sudah dimodifikasi. Basuki Suhardiman, anggota Tim Ahli TI KPU, mengaku sudah mengantisipasi hal itu. "Ndak, tidak akan ada yang seperti itu... karena itu kita catat semua aktivitas termasuk nama operator yang bersangkutan, dan dari mahasiswa atau siswa mana saja," ujarnya ketika dihubungi detikcom Rabu (17/03/04). Untuk organisasi pelaksana tersebut, menurut Basuki, KPU akan menerapkan lapisan-lapisan bertingkat. "Operator satu dengan lainnya tidak saling mengenal kecuali di dalam satu kabupaten, sehingga kita bisa lokalisir. (Lagipula) seluruh record, termasuk caller ID, per kecamatan kita pantau," tambahnya. Koordinasi Lemah Donny Budi Utoyo, koordinator ICT Watch, mengaku mengamati koordinasi yang lemah dalam hal kesiapan manusia yang akan mengoperasikan sistem tersebut. "Masalah yang terjadi di lapangan ternyata cukup banyak. Dari kurangnya koordinasi antar lini, dana operasional yang tidak jelas, pembagian kewenangan yang tidak rapi, mundurnya pihak mitra dari PTN/PTS, dibobolnya kas KPU daerah, dan sebagainya," ungkap Donny dalam keterangannya kepada pers. Menilik kondisi di lapangan yang seperti itu, Donny mengaku khawatir bahwa kinerja sistem tersebut tidak akan optimal. "Saran saya... KPU Pusat segera menyatakan bahwa persiapan SDM operator dalam keadaan darurat," tambahnya. Basuki mengakui adanya kelemahan dalam koordinasi tersebut, namun ia meminta agar hal itu dimaklumi. "Bangsa kita kan baru belajar lagi untuk berkomunikasi dan berkoordinasi secara baik dan benar. Dalam proses belajar, kalau ada sesuatu yang terjadi, saya rasa masih wajar, yang penting kita berusaha untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan yg terjadi," Basuki menegaskan. Mengenai kemungkinan adanya 'celah keamanan' akibat lemahnya koordinasi operator, Basuki tidak mengelak. "Soal celah, bisa saja, kemungkinan itu selalu ada, hanya kita juga berusaha untuk memperbaiki celah-celah yang mungkin dianggap 'bolong'," ujarnya. Copyright © 2004-2006. Jim Geovedi <[8]jim@geovedi.com> Page last modified on December 02, 2005, at 04:51 PM References 1. http://jim.geovedi.com/News 2. http://jim.geovedi.com/Main/HomePage 3. http://jim.geovedi.com/Publications/HomePage 4. http://jim.geovedi.com/Projects/HomePage 5. http://jim.geovedi.com/Presentations/HomePage 6. http://jim.geovedi.com/News/HomePage 7. http://jim.geovedi.com/SpeakingSchedule/HomePage 8. mailto:jim@geovedi.com