[1]News / Dunia Yang Menjanjikan * [2]Home * [3]Publications * [4]Projects * [5]Presentations * [6]In The News * [7]Speaking Schedule Dunia Yang Menjanjikan DI komunitas dunia nyata, nama Jim Geovedi, 26, jelas tidak sepopuler bintang-bintang AFI ataupun Indonesian Idol. Namun, di komunitas underground -- khususnya para hacker, Jim merupakan salah satu bintang muda. Kemampuannya diakui, dan sekarang bekerja sebagai konsultan sistem keamanan informasi. Dia juga tercatat sebagai pemilik saham dua buah perusahaan yang bergerak di bidang Teknologi Informasi. "Waktu kerja gue cuma dua jam sehari. Nyante banget, tetapi pendapatannya memuaskan. Sisa waktunya gue sebut leisure time. Bebas merdeka. Mau jalan-jalan atau riset terserah gue," tuturnya. Lalu, dari mana Jim mendapat kemampuan tersebut? Yang jelas bukan dari bangku kuliah. Jim belajar secara autodidak. "Sebenarnya gue dulu bisa kuliah lewat jalur PMDK. Tetapi, nggak ada biaya. Ya sudah, nggak apa-apa. Tetapi, gue bertekad harus bisa sukses kayak orang kuliahan." Untuk mencapai semua itu, Jim merangkak dari bawah. Bahkan, dia mengaku sempat hidup seperti gembel, sebelum akhirnya diterima bekerja di sebuah perusahaan konsultan perencanaan jalan. "Di tempat itu dia menemukan sarana untuk ngoprek lewat komputer. Rasanya seneng banget, karena dari kecil sebenarnya gue suka ngoprek. Sasarannya mainan, dan sesudahnya gak pernah balik seperti semula," katanya sambil tertawa. Dari iseng mengotak-atik program, Jim merasa tertantang untuk lebih serius belajar memahami komputer. Dia mengaku mulai mendalami dunia sekuritas informasi sejak 1997. "Kebetulan gue masuk komunitas chatting yang tepat, sehingga bisa seperti sekarang. Tadinya gue kira chatting itu cuma buat cari gebetan. Tetapi, ternyata dari dunia itu gue justru termotivasi mendalami dunia hacking," ujarnya. Motivasi itu mendorong Jim melakukan riset sendiri selama dua tahun. Anggapan teman-temannya bahwa dia cuma buang-buang waktu diabaikan. Usaha kerasnya membuahkan hasil. Namanya kian berkibar di komunitas sekuritas underground. Ia kemudian ikut aktif mengembangkan sistem operasi komputer, FreeBSD dan OpenBSD , serta aplikasi yang berkaitan dengan sekuriti lainnya. Dalam dunia kerja, Jim dikenal sebagai security system engineer Bellua Asia Pasific, sebuah perusahaan konsultan teknologi informasi. Dia juga sibuk memberi seminar di berbagai even teknologi informasi. Tahun ini saja, Jim mengisi 20 even di seluruh Indonesia. Niatnya sederhana, berbagi pengetahuan. Kehadiran anak-anak muda yang haus teknologi informasi memacu semangatnya. "Sungguh gue merasa terpanggil. Apalagi ngeliat banyak daerah di Indonesia akses penggunaan komputernya masih terbatas dan biayanya mahal. Padahal, saat seminar, dari mata mereka gue tahu mereka punya rasa ingin tahu yang besar. Dan gue sangat menghargai hal itu," ujarnya. Anak pertama dari dua bersaudara ini paham betul arti sebuah keterbatasan. Karena itu, ia selalu terbuka untuk berbagi pengetahuan. "Selesai acara, pasti gue kasih email gue, jim@geovedi.com," papar Jim. Dan benar saja, ratusan email selalu memenuhi mailbox-nya. Bukan tidak mungkin, kesuksesan Jim -- penghasilannya dalam hitungan dolar -- telah memacu motivasi dan memberi inspirasi anak-anak muda lain. Jim juga membuktikan, jika digunakan dengan benar, betapa bermanfaatnya ilmu hacking. Sebuah dunia yang menjanjikan. [8]http://www.mediaindo.co.id/cetak/berita.asp?id=2005010900524111 Copyright © 2004-2006. Jim Geovedi <[9]jim@geovedi.com> Page last modified on December 02, 2005, at 04:46 PM References 1. http://jim.geovedi.com/News 2. http://jim.geovedi.com/Main/HomePage 3. http://jim.geovedi.com/Publications/HomePage 4. http://jim.geovedi.com/Projects/HomePage 5. http://jim.geovedi.com/Presentations/HomePage 6. http://jim.geovedi.com/News/HomePage 7. http://jim.geovedi.com/SpeakingSchedule/HomePage 8. http://www.mediaindo.co.id/cetak/berita.asp?id=2005010900524111 9. mailto:jim@geovedi.com